Jumat, 29 November 2013

_LOVE IS PAIN_ P11

part 11
gadis yang tertabrak pemuda itu hanya menatapnya dengan sinis. gadis itu terlihat sangat cuek dan hendak akan pergi dari hadapannya namun dengan cepat pemuda itu menarik pergelangan tangan gadis itu.
"mau apa?" tanya gadis itu dengan ketus.
"jutek banget sih??" ujar pemuda itu menarik lebih dekat gadis itu dan membawanya kedalam pelukannya.
"hy Reza!!" sentak gadis itu tak terima bila pemuda yang tak lain adalah Reza memeluknya sembarangan.
"Apa Velita sayang??"
"kamu gila! sepasin aku!!" pinta Velita. Reza tersenyum dan menggeleng.
"saraf!!" cetus gadis itu.
"apa??"
"kamu gila! kamu saraf! kamu gak waras!!"
"oh ya? berati kalau gue gila, gue saraf dan gue gak waras boleh dong gue macem-macem sama loe??" Reza, pemuda itu menyudutkan tubuh velita ke dinding toilet. yap saat ini keduanya tengah berada dalam satu toilet lebih tepatnya Reza yang berada di dalam toilet wanita. reza terpaksa menerobos masuk ke dalam toilet wanita karena fans panatiknya mengejar-ngejar reza. saat ini reza dan velita berada di dalam mall. velita melototkan matanya. bagaimana ini? kalau iya reza akan macam-macam dengan velita bagaimana? apalagi di dalam toilet tidak ada siap-siapa dan pintu toilet pun di kunci oleh reza sejak ia masuk ke dalam toilet wanita itu. kedua tangan velita berada di bahu reza, gadis itu mencoba menahan tubuh reza yang semakin mendekat. sementara tangan reza melingkar di perut gadis itu untuk mengunci tubuh velita. reza tersenyum evil dan velita menatapnya sinis walau dalam hatinya ia sangat takut.
"kamu mau apa?" tanya velita so berani.
"mau sesuatu yang berharga di diri loe boleh??"
"gila kamu!! gak waras kamu!! saraf!! lepasin guee!!"
"hahahaha.." bukannya menurutin permitaan velita, reza malah tertawa.
"loe takut sama gue??" ucap reza.
"ngak! yang ada aku benci bangett sama kamu!!" ujar velita so.
"yakin??" reza tersenyum simpul.
"yaaaaa_" Astaga! sesuatu yang lembab menempel di bibir velita. Oh no! Oh no! reza mencium bibir velita. nekad sekali pemuda itu. entah mengapa reza mencium velita. apakah velita diam saja saat di cium reza? tentu saja tidak! gadis itu memberontak namun semakin velita memberontak, reza semakin mengeratkan pelukannya dan ciumannya.
***
"Kak, kok vivi lama ya??" tanya luna pada kiki. memang velita datang bersama kiki dan luna niatnya sih untuk jalan-jalan menghibur diri agar tidak berlalut dalam kesedihan.
"gak tahu nih." jawab kiki. kedua gadis itu bingung sendiri kerena velita tidak menjawab teleponya.
***
"len, gimana hubungan kamu sama ilham??" tanya seorang gadis cantik berambut pirang sepunggung.
"gak tahu thel. kayanya aku mau putus aja deh sama dia!!" ujar leni.
"loh kok gitu??" thela, gadis itu menatap dalam sahabatnya.
"tau lah thel, aku bingung!!" ucapnya lemas.
"nah kamu sama reza gimana??" tanya leni.
"yah aku sama reza kan udah putus! kita udah gak berhubungan lagi." thela mencoba tersenyum walau hatinya sakit.
"gak berhubungan tapi kamu gak bisa move on kan??"
"iya sih, tapi hidup ini berjalan ke depan len. bukan ke belakang! lagian kan aku sekarang lagi fokus ke kuliah aku di singapore."
kedua gadis itu saling menatap satu sama lain. benar adanya love is pain!
***
"Udah lama banget ya Ri? Aku gak ke toko buku ini." Ujar Novit pada Ria. Kedua gadis itu kini tengah berada di toko buku langganan novit atau pun Ria.
"iya kak, abisnya sih Kakak jarang pulang ke indo!"
"hehehe.. abisnya juga Aku betah di sana sih!!"
"ah jahat sekali!! so-so_an luar negri"
"yey.. sirik aja bu."
"nggak sirik tuh wlee." Ria menjulurkan lidahnya ke arah Novit. Novit terkekeh sendiri.
"ya udah deh Aku mau cari novel ke sana dulu ya??"
"Ok, Aku ke sana ya kak?"
"sip!" kedua gadis itu berpisah. novit mencari novel ke arah barat dan Ria ke arah selatan. Novit begitu serius mencari novel yang dia inginkan maklum saja pasalnya novel terbaru yang ia cari hanya akan ada 10 di indonesia dan itu pun sangat jarang di temukan di setiap toko buku. novit berharap di toko buku ini novel itu ada. mata novit membulat sempurna saat melihat buka yang ia cari ada di toko ini. Matanya berbinar tangannya hendak mengambil buku itu dan ternyata secara bersamaan seorang pemuda juga mengambil buku itu.
"ini punya gue!" ujar pemuda itu.



TBC
tadinya part 10 mau end tp gk jd deh hehe
like komen ok :D
Bye_ @myannaluna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar