Rabu, 30 Oktober 2013

_LOVE IS PAIN_ P.2



Haiii…….. ini gak ngaret kan ? pasti ngk dong hehhehe ini cerita murni dari otak saya. Maaf ya kalau ada kata kata salah dalam penulisan :D inget ini hanya cerita dang k nyata ok!

Yukss baca !

Love is pain Part 2

            “heumm… guee.. ..” Bisma terlihat ragu untuk menjawab pertanyaan Ilham, Ilham mentap penuh harap. Berharap jawaban Bisma bijak. “gue rasa, itu gak akan terjadi sama gue ! dan gak akan pernah !” Tegas Bisma. “Udahlah ham gak usah di pikirin. Gue masuk dulu ya” Bisma meninggalkan Ilham, namun sebelum meninggalkan ilham pemuda itu menepuk punda ilham dan berkata “ merek sama kita itu beda ! mereka terlalu berlebihan mengagumi kita”. Ilham menatap punggu Bisma yang mulai menghilang di kejauhan.
            “gue rasa loe akan merasakan nya!” sahut Ilham tersenyum manis. “Kakak gue yangsatu itu emang cuek banget ! hahaha” Iilham tertawa kecil membayangkan bahwa kakak-kakak_an nya itu terlalu cuek dan santei bila menhadapi  fans fanatiknya.
***
Quenesya putrid utami (Sasa)
@Quenesya_Sasa  : dear.. @bismakarisma, Aku mencintai dengan tulus.
Tweet. Sasa, mengirim kan sebuat mentions dari akun twitternya. Sudah ratusan atau bahkan ribuan kali Sasa mengirimkan kata-kata itu untuk Bisma. Namun apa ? tak ada satu mentions pun yang Bisma balas untuk  Sasa. Sakit, terluka, perih, dan patah hati pasti sudah Sasa rasakan bertubu-tubi. Bodoh nya diri mu sasa huh’. Sasa terdim mentap layar ponsel nya.
            “andai aku bisa menghampiri mu Bis, pasti aku akan datang untuk menemui mu dan berdiri di hadapan mu” lirih Sasa. Air matanya kembali menetes, air mata yang membuatnya terlihat lemah dan rapuh. Sasa mengambil Buku diary nya yang berada di bawah bantal. Ia kembali menggoreskan tinta hitam di buku harianya tepatnya di atas kertas putih yang masih kosong tanpa noda sedikit pun.
Hari ini aku sadar, siapa diriku ? aku bukanlah siapa-siapa yang berati dalam hidup mu. Aku hanya lah sebagai fans fanatic mu saja. Bisma lihat lah aku, lihat lah aku sebagai seorang gadis yang mencintai

  Bandung, 14-05-2013
Dear Bisma….
            mu Bis, lihat lah. Sampai kapan aku harus menyimpan rasa cinta yang mendalam di hati ku ini. Sampai kapan bis ? samapai kapan, aku harus tersiksa dengan perasaan ini ? memang aku yang bodoh telah mencinta mu, tapi bukan kah cinta itu datang tanpa di duga ? bukan kah cinta itu muncul secara tiba-tiba ? dimana saja, kapan saja, dan pada siapa saja, cinta itu bisa muncul secara tiba-tiba. Aku cinta kamu bis, cinta banget ! love you bisma karisma.
_love Sasa_
                            Sekiranya, itulah yang Sasa tulis dalam buku harianya.
“Aku ingin bertemu dengan Bisma…hiks…aku mau dia.. hkis…” Sasa terisak dalam tangisnya. Hasrat ingin memeliki Bisma sungguh membuat Sasa lupa diri. Ok, sih Sasa itu di bilang cantik iya, Sasa memang wanita cantik luar dalam.
***
                            “Bis, lihat deh ada mentions loe bebrapa kali” Seru Reza pada Bisma. Saat ini keduanya tengah duduk di sebuah kursi yang berada di ruang make up. Memang mereka baru saja selesai perfom.
“Mana ?” Bisma Nampak terlihat biasa saja.
“Ciiiee… si mamang yang banyak fansnya….” Sahut Dicky, ia juga ternyata ikut melihat lanyar handphone  Reza. Dicky dan Bisma melihat beberapa mentions dari Sasa di layar handphone milik Reza. Karena kebetulan saat ini reza tengah membuka Akun twitternya dan tak senaja ada beberapa mentions dari sasa yang lewat di berandanya. Mungkin itu retweetan dari beberapa fanbase  yang Reza follow dari akun nya sehingga berada di berandanya.
“Ah biasa aja! Ini Cuma modus tau biar mentionsnya gue bales.” Dengan cuek pemuda yang bersuara serak-serak basah itu menjawab
***
                            ^Aku bahagia bila kau bahagia, Aku sedih bila kau sedih, Aku menderita bila kau menderita, Aku tersiksa bila kau tersiksa dan Aku rela bila kau harus bahagia dengan orang lain bukan dengan diri ku. Kasih bawalah diri ku pergi bersama mu, kasih bawa lah cinta ku pergi bersama mu kemana pun yang engkau mau, kasih menangislah jika aku pergi meninggalkan mu, kasih tersenyumlah pada ku sebelum mata ku tertutup, kasih peluk lah aku sebelum pergi, kasih cium lah aku sebelum aku terlelap untuk selam-lamanya.^ Tuhan, Salah kah Sasa atau Zifanya mencinta seorang Artis, manusia yang berbeda dari mereka ? Tuhan slah kan cinta datang pada kedua gadis malang itu ? tuhan, mereka hanya ingin cintanya terbalas ! mengapa sulit ? mengapa sangat susah ? mengapa harus ada perbedaan diantara kedua gadis itu dengan Bisma atau pun Ilham ? mengapa Zifanya dan Sasa harus jatuh cinta pada dua pemuda itu ? entahlah, ini semua sudah menjadi takdir tuhan (salah takdir authornya hahaha).                                                                Dulu Zifanya pergi tanpa bertemu dengan ilham dan sekarang Sasa ? Apa kah sasa akan pergi tanpa bertemu  Bisma ? jika tuhan sudah berkehendak pasti semuanya akan terjadi. Entah lah bagaimana nasib seseorang itu adalah rahasia tuhan.


 Udah ah segitu dulu pegel nih hehehe maaf ya kalau gak ngenak. Aku bukan penulis yg handal baru belajar hehehe kasih saran, komen, kritik deh tuh sesuka hati kalian. Like!


By : @Myannaluna mau follow silahkan gak juga gpp salam manis ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar